Reward sebagai strategi efektif dalam pembelajaran

 Reward Sebagai Strategi Pembelajaran Yang Efektif 

   Reward atau penghargaan,hadiah adalah hasil dari sebuah perbuatan murid,siswa yang melakukan hal yang baik.Misalnya,ketika anak sudah menjawab pertanyaan guru dengan benar,melakukan sikap baik dalam kerja kelompok atau memenangkan pertandingan atau lomba yang bersifat akademis atau non akademis.
    
   Berdasar pengalaman saya ketika mengajar di sebuah lembaga pendidikan dasar.Reward sangat berpengaruh pada peningkatan antusiasme belajar dan peningkatan mutu pendidikan.Ketika saya mengajar kelas 6 ,saya menjanjikan kepada siswa yang mendapat nilai 90 pada ujian nasional akan mendapatkan uang dengan nominal yang lumayan besar.Dan hasilnya kemudian anak yang mendapat nilai 90 lebih banyak dari hasil ujian tahun kemarin.Pada kesempatan lain  ketika mengajar di kelas 4 ,saya melontarkan pertanyaan kepada siswa.Dan saya janjikan yang menjawab dengan benar pertanyaan dari saya akan di berikan hadiah uang.Para siswa antusias menjawab pertanyaan yang saya lontarkan.
    Dalam Islam, kita juga sudah mengenenal reward atau hadiah,pahala bagi orang yang berbuat baik.Perbuatan baik itu bisa perbuatan yang berimbas bagi individu pelaku maupun berimbas bagi mahluq lain.Imam Al Ghozali,seorang tokoh pendidik dalam Islam mengemukakan tentang reward.Bahwa hendaknya ketika anak itu sudah berperilaku baik,berahlaqul karimah dan melakukan hal terpuji .Maka hendaknya seorang pendidik untuk memberi pengharagaan ,hadiah pada anak didik.
   Sebenarnya reward atau peghargaan itu bentuknya bermacam-macam.Bisa berupa pujian ,memberikan nilai yang baik maupun bisa berupa hadiah berupa materi,atau lainnya.Yang tujuannya untuk memotivasi anak dalam meningkatkan mutu pembelajarannya.
   Reward yang diberikan kepada siswa memiliki bentuk yang bermacam-macam, Djamarah (2008: 124-134) mengatakan bahwa secara garis besar reward dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu:

a. Pujian

Pujian merupakan salah satu bentuk penghargaan yang paling mudah untuk dilakukan. Pujian yang diberikan pada siswa dapat berupa kata-kata, seperti: bagus, baik,bagus sekali, dan

sebagainya. Selain berupa kata-kata, pujian dapat disampaikan dengan bahasa tubuh (gesture) atau isyarat seperti menunjukkan ibu jari (jempol), menepuk bahu siswa, bertepuk tangan, dan lain sebagainya.

b. Penghormatan

Bentuk reward berupa penghormatan ada dua jenis. Pertama berbentuk

semacam penobatan, yaitu dengan mengumumkan siswa mendapat penghormatan di hadapan teman sekelas atau bahkan satu sekolah. Atau bisa juga dengan menampilkan prestasi pada papan display di kelas misalnya “students of the month” atau bentuk penghormatan lainnya. Penghormatan kedua dari penghormatan adalah memberikan kekuasaan atau keistimewaan untuk melakukan sesuatu, misalnya siswa yang mendapat nilai tertinggi saat mengerjakan soal latihan dipilih sebagai ketua kelompok diskusi atau ketua kelas dan lain-lain.

c. Hadiah

Hadiah adalah reward yang berbentuk barang. Hadiah yang diberikan kepada siswa dapat berupa alat-alat keperluan sekolah, seperti pensil, penggaris, buku, penghapus, dan sebagainya. Reward berupa hadiah ini dapat juga disebut sebagai reward materil.

d. Tanda Penghargaan/Token

Guru Pintar pernahkan memberikan stiker atau gambar bintang kepada siswa yang mendapat nilai baik atau telah mematuhi peraturan. Reward yang berupa tanda penghargaan seperti ini disebut reward simbolis. Tanda penghargaan yang diberikan tidak dinilai dari segi harga dan kegunaan barang-barang tersebut, melainkan dinilai dari kesan yang dirasakan oleh siswa.

   WALLAAHU A'ALAM .



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghindari perundungan ,bullying yang di lakukan anak -anak melalui pendidikan dengan rasa cinta,kasih sayang (Theaching With Love )

Dakwah online bagi Santri